Halaman

Menjadi Youtuber

Pagi hari ini aku membuat konten pertama untuk channel Youtube TOS!, toko buku dan perpustakaan yang aku kelola bersama istriku, Nia.

Ketika memberi pengumuman ke beberapa teman bahwa TOS! aktif di Youtube, aku melempar candaan seperti ini, "Seorang pengelola toko buku yang menyerah jadi TikTokers sekarang ingin jadi Youtuber".

Aku memang menyerah membuat konten di TikTok. Media sosial itu dibuat bukan untuk orang-orang sepertiku yang menyukai ketenangan dan kelambanan. 

Sekarang aku coba masuk ke semesta Youtube. Aku rasa media sosial ini menyediakan paltform untuk mengakomodasi visiku: digital library. Ia akan mengarsipkan keberadaan toko buku ini lebih baik di Internet untuk masa yang akan datang. Orang-orang di masa mendatang perlu tahu bahwa ada toko buku dan perpustakaan seperti ini di Kota Yogyakarta.

Visi jangka panjang yang aduhai, bukan? wkwk.

Niatan terdekat membuat channel Youtube tentu saja untuk meluaskan jangkauan audiens agar kemungkinan orang-orang yang akan datang mengunjungi TOS! jadi lebih besar. 

Jika teman-teman mau nonton Channel Youtube TOS! silakan ikuti @tosartbookshop

Media Sosial Toko Buku

 

Aku pikir media sosial toko buku akan menarik jika memperlihatkan aktivitas di dalam toko buku. 

Sebagai pengelola dan pengunjung media sosial toko buku, aku ingin melihat bagaimana toko buku beraktivitas. 

Buku-buku, pengunjung, interaksi, dan berbagai macam aktivitas di dalamnya.

Aku ingin melihat lebih banyak (variasi) kehidupan yang ada di toko buku tersebut. 

Bagaimana toko buku hidup setiap hari.

Aku sedang (serius) mengelola media sosial toko bukuku. 

Jika ingin menengok aktivitasnya silakan kunjungi @toskecil.